Rabu, 10 Desember 2014

Pesona Goa Kreo



Goa Kreo adalah Goa yang dahulu kala digunakan untuk semedi Sunan Kalijaga pada saat membawa kayu jati ke Demak. Karena kayu jati terjepit di tebing, maka Sunan Kalijaga beserta pengikutnya beristirahat dipuncak bukit. Di bukit tersebut Sunan Kalijaga menemukan goa untuk bersemedi. Sedangkan pengikutnya beristirahat sambil menyiapkan bekal untuk selamatan. Pada saat sedang makan, datanglah empat ekor kera yang warnanya merah, kuning, putih dann hitam dengan tujuan akan membantu apa yang menjadi kesulitan Sunan Kalijaga dan pengikutnya. Setelah selesai makan, mereka bersama-sama berangkat ke tebing tempat kayu terjepit. Berbagai cara kayu tersebut diambil namun sia-sia dan pada akhirnya dipotong menjadi dua bagian. Satu bagian tenggelam dalam ladang dan satu bagian lagi dibawa menuju ke Demak. Pada saat akan pergi keempat ekor kera ingin ikut tetapi tidak diperbolehkan. Akhirnya keempat ekor kera diberi wewenang untuk ngreho yang artinya merawat sungai dan goa. Selanjutnya sungai dan goa tersebut diberi nama GOA KREO. 


Sampai saat ini Goa Kreo banyak diminati oleh masyarakat setempat. Goa ini berada di Kecamatan Gunungpati, Semarang. Tidak hanya masyarakat lokal, masyarakat yangg berasal dari luar kota Semarang pun pernah berkunjung ketempat ini bahkan sampai masyarakat dari luar Indonesia. Banyak turis asing yang menyukai pesona Goa Kreo, mereka seakan terhipnotis oleh pemandangan Goa Kreo. Kera-kera yang ada di Goa Greo sangatlah jinak. Mereka sangat bersahabat dengan pengunjung. Bahkan pengunjung bisa memberi makan kera tersebut secara langsung. 


Tidak ada salahnya jika Anda mencoba berkunjung ke tempat ini. Penat yang ada di dalam pikiran pun langsung hilang 100%. Selamat bersenang-senang :)