Bernyanyi
adalah melantunkan suara dengan nada-nada yang beraturan, biasanya diiringi
dengan alat musik dan dapat dilakukan secara perorangan maupun kelompok. .
Bernyanyi dengan satu suara disebut dengan unisono.
Teknik bernyanyi :
a. Teknik Vokal
Teknik Vokal adalah cara mengolah suara dengan baik dan benar, sehingga suara yang dikeluarkan akan yang terdengar lebih indah, jelas, merdu, serta nyaring. Organ tubuh, mutu, dan pengolahannya menentukan kualitas suara yang keluar, namun teknik vokal dan beberapa unsur lainnya juga akan lebih mendukung suara yang keluar. Teknik vokal bisa dibagi menjadi 5 bagian, dari intonasi, artikulasi,reonasi,pernapasan dan pembawaan, dari kelima bagian itu, yuk kita kupas satu persatu, langsung saja berikut keterangannya:
1. Intonasi
Intonasi merupakan salah satu latihan dasar yang penting bagi seorang penyanyi karena tanpa pembenahan intonasi (ketepatan bunyi tiap nada), suara yang dihasilkan menjadi sumbang dan tidak merdu.
2. Artikulasi
Artikulasi adalah cara mengucapkan kata-kata dalm menyanyi agar pesan lagu dapat dimengerti adan dipahami pendengar. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan artikulasi yang baik, antara lain sikap badan yang tegap, posisi mulut yang benar, latihan vokalisis, pembentukan bunyi vokal, dan pembentukan bunyi konsonan.
a). Sikap
Sikap badan yang benar akan membantu memperlancar sirkulasi udara sebagai pendorong utama produksi suara. Sikap yang baik, antara lain
- kepala harus tegak, pandangan ke depan;
- tulang punggung lurus;
- dada sedikit membusung;
- kedua kaki terpancang kukuh di lantai dan sedikit renggang.
b). Posisi Mulut
Bentuk mulut yang salah akan mengganggu proses pembentukan suara. Bentuk dan posisi organ mulut saat memproduksi suara adalah sebagai berikut.
- Buka mulut selebar tiga jari secara vertikal (bentuk mulut elips) sehingga suara yang ke luar tidak lemah dan bulat.
- Bentuk gigi seri sebelah atas tertutup setengah bagian oleh bibir sebelah atas.
- Posisi bibir bawah ditekan pada gigi seri sebelah bawah supaya kekuatan suara tidak berkurang.
- Aliran udara diarahkan ke langit-langit keras supaya suara yang keluar menjadi jelas dan lantang.
- Langit-langit lunak dan anak lidah ditarik ke atas untuk menutup lubang yang menuju ke rongga hidung.
- Lengkung langit-langit dibuka lebar dan dijaga agar lidah tetap mendatar, sedangkan ujung lidah menyinggung gigi seri sebelah bawah.
c). Latihan Vokalisis
Tujuan latihan vokalisis adalah memelihara dan menyempurnakan huruf vokal ataupun konsonan dengan teknik agar produksi suara yang dihasilkan menjadi bulat, merdu, dan indah.
d). Teknik Pembentukan Bunyi Vokal
Bunyi vokal adalah bunyi yang ke luar karena udara dari paru-paru tidak mendapat rintangan.
Jenis dan macam vokal tergantung dari posisi bibir, tinggi rendah lidah, dan maju mundurnya lidah. Teknik pembentukan vokal meliputi Vokal o, u, dan a; Vokal e, i; dan Vokal e (pepet).
e). Teknik Pembentukan Bunyi Konsonan
Bunyi konsonan adalah bunyi yang keluar dari paru-paru mendapat rintangan atau hambatan. Terbentuknya bunyi konsonan tergantung peranan lidah sebagai artikulator dan sasaran titik artikulasi.
3. Resonansi
Resonansi adalah suatu gejala bunyi yang dikembalikan dari suatu ruangan, semacam gema yang timbul karena adanya ruangan berdinding keras sehingga sanggup memantulkan suara.
4. Pernafasan
3 Teknik Pernapasan dalam Bernyanyi
- Pernapasan dada
Pernapasan dada merupakan pernapasan yang menggunakan dada untuk menampung oksigen dengan cara mengembang dan mengempiskan paru-paru. Namun pernapasan dada hanya mampu menampung sedikit oksigen sehingga teknik pernapasan ini kurang cocok jika digunakan untuk bernyanyi. Pernapasan dada sangat tidak direkomendasikan untuk mencapai nada tinggi atau panjang.
- Pernapasan perut
Teknik pernapasan selanjutnya adalah pernapasan perut. Teknik ini memanfaatkan perut untuk menampung udara. Namun sama seperti pernapasan dada, pernapasan perut juga kurang cocok untuk digunakan dalam dunia menyanyi. Mengapa demikian? Karena udara yang dikeluarkan tidak terkontrol.
- Pernapasan diafragma
Diantara semua teknik pernapasan untuk bernyanyi, pernapasan diafragma adalah teknik pernapasan yang paling baik. Untuk melakukan pernapasan diafragma, maka Anda akan menggunakan dua rongga utama untuk menyimpan udara yaitu rongga dada dan rongga perut. Kedua rongga tersebut diatur oleh rongga diafgrama yang merupakan sekat antara rongga dada dan rongga perut. Kelebihan utama yang didapat dari teknik pernapasan diafragma adalah udara yang ditampung akan lebih maksimal dan udara yang dikeluarkan pada saat bernyanyi akan terkontrol dengan lebih baik. Seorang penyanyi wajib menguasai teknik pernapasan diafragma karena dengan teknik inilah maka nada-nada tinggi dan panjang dapat tercapai.
Unsur-unsur musik
Unsur-unsur musik terdiri dari beberapa kelompok yang secara bersama merupakan satu kesatuan membentuk suatu lagu atau komposisi musik. Berikut unsur-unsur musik:
Harmoni
Harmoni adalah keselarasan bunyi yang merupakan gabungan dua nada atau lebih yang berbeda tinggi rendahnya. Harmoni merupakan gabungan beberapa nada yang dibunyikan secara serempak atau arpegic (berurutan).
Irama
Irama dapat diartikan sebagai bunyi atau sekelompok bunyi dengan bermacam-macam panjang pendeknya not dan tekanan atau aksen pada not. Irama dapat diartikan sebagai ritme, yaitu susunan panjang pendeknya nada dan tergandung pada nilai titik nada. Irama merupakan rangkaian gerak yang menjadi unsur dasar dalam musik.
Melodi
Melodi adalah susunan rangkaian nada (bunyi dengan getaran teratur) yang terdengar berurutan serta bersama dengan mengungkapkan suatu gagasan. Melodi digunakan dalam susunan lagu sebagai isian atau vokal inti. Bentuk lagu atau struktur lagu Bentuk lagu adalah susunan atau hubungan antara unsur-unsur musim dalam suatu lagu. Sehingga menghasilkan komposisi lagu yang bermakna. Sebuah lagu bisa didengarkan ketika sudah memiliki bentuk atau struktur yang jelas. Struktur lagu sangat penting dalam langkah awal menciptakan sebuah karya seni.
Birama
Banda birama merupakan sebuah tanda yang berfungsi untuk menentukan jumlah hitungan dan nilai setiap hitungan pada birama. Biasanya birama ditempatkan pada awal musik. Tanda birma berisi dua angka, atas dan bawah.
Angka yang di atas menunjukkan jumlah ketukan pada tiap ruas birama, sedangkan angka yang di bawah menunjukkan satuan nilai not yang dijadikan sebagai patokan tempo. Misalnya dalam tanda birama 4/4 bisa diartikan bahwa dalam satu birama terdapat 4 not 1/4.
Tanda tempo
Tanda tempo merupakan kecepatan dalam memainkan lagu dan perubahan-perubahan dalam kecepatan tersebut. Dalam tanda tempo dibagi tiga bagian, yakni tempo lambat, sedang, dan cepat. Tempo seringkali menjadi tantangan dalam bermusik. Ketika tempo tidak teratur, maka akan berpengaruh terhadap musik yang sedang dimainkan.
Ekspresi
Ekspresi merupakan suatu ungkapan pikiran dan perasaan yang mencakup tempo, dinamik, dan warna. Ekspresi sangat diperlukan dalam pementasan sebuah karya musik. Seorang vokalis harus mampu melakukan unsur tersebut. Unsur ekspresi juga perlu dikuasai oleh semua pemain musik.
Tempo
Tempo (musik) Tempo adalah ukuran kecepatan dalam birama lagu. Ukuran kecepatan bisa diukur dengan alat bernama metronom dan alat bernama kibor. Di dalam keyboard terdapat digital metronome yang bisa berfungsi sebagai pengukur kecepatan dalam birama, misalnya 34 atau 44.
Dinamika
Dinamika (musik) adalah tanda untuk memainkan volume nada secara nyaring atau lembut. Dinamika biasanya digunakan oleh komposer untuk menunjukan bagaimana perasaan yang terkandung di dalam sebuah komposisi, apakah itu riang, sedih, datar, atau agresif. Tanda dinamika pada umumnya ditulis menggunakan kata-kata dalam bahasa italia. Ada dua kata dasar dalam dinamika, piano (lembut) dan forte (nyaring) selebihnya merupakan variasi dari dua kata ini.
Notasi Musik
Notasi musik adalah sistem penulisan karya musik. Dalam notasi musik, nada dilambangkan oleh not. Tulisan musik biasa disebut partitur. Notasi musik standar saat ini adalah notasi balok, yang didasarkan pada paranada dengan lambang untuk tiap nada menunjukkan durasi dan ketinggian nada tersebut.
Timbre
Timbre adalah kualitas atau warna bunyi. Keberadaan timbre sangat dipengaruhi oleh sumber bunyi dan cara bergetarnya.
Tanda Kunci
Tanda Kunci adalah tanda yang ditulis pada awal sangkar nada
- Tanda Kunci berfungsi untuk menunjukkan letak nada
- Macam Tanda Kunci ada 4 macam, yaitu :
1). Kunci C
Kunci C adalah kunci yang menunjukkan letak nada C, digunakan untuk menuliskan nada sedang (misal pada biola alto). Letak nada di garis paranada dengan menggunakan kunci C:
> Kunci C ada 5 macam yang ditulis pada masing-masing garis para nada, yang mempunyai fungsi masing-masing. Jika ditulis pada :
a. garis 1 = untuk menuliskan suara Sopran
b. garis 2 = untuk menuliskan suara Mezzo Sopran
c. garis 3 = untuk menuliskan suara Tenor
d. garis 4 = untuk menuliskan suara Bariton
e. garis 5 = untuk menuliskan suara Bass
> Nada yang sejajar dengan Tanda Kunci adalah nada c1
2) Kunci F
Kunci F adalah kunci yang biasa digunakan untuk menuliskan nada-nada rendah, maka kunci F disebut juga kunci Bass. Letak kunci F pada garis paranada ada di garis keempat, maka menunjukkan nada F di garis keempat. Letak nada di garis paranada dengan kunci F
> Kunci F untuk menuliskan nada rendah ( Alto, Tenor, Bariton)
> Nada yang terletak pada garis ke 4 adalah nada f
3) Kunci G
· Kunci G adalah kunci yang bentuknya seperti kepala biola. Kunci G disebut juga kunci biola karena kunci G digunakan untuk menuliskan nada-nada tinggi. Kunci G digunakan untuk menunjukkan letak nada G pada garis kedua. Letak nada di garis paranada dengan kunci G
> Kunci G untuk menuliskan suara tinggi ( Sopran, Mezzo Sopran, Alto )
> Nada yang terletak pada garis ke 2 adalah nada g'
Banyak yang menganggap bahwa kunci itu sama dengan akord. Kalau yang di lirik lagu Kuburan “C, A minor, D minor, ke C, ke D lagi”, itu namanya akord (chord), bukan kunci. Kunci dalam music ada 4, yaitu : Pada Piano Kunci G (Treble Clef) biasa digunakan untuk not balok yang akan dimainkan oleh tangan kanan. Sedangkan kunci F (Bass Clef) biasa digunakan untuk not balok yang akan dimainkan oleh tangan kiri. Penggunaan kunci G dan kunci F secara bersamaan disebut juga grand staff.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar